CSR Garuda Bagi-bagi 10 Tiket Mudik Gratis

13 Aug
Keterangan
Ilustrasi. (ist/doc)
108CSR.com – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menyediakan tiket mudik gratis kepada 10 orang yang beruntung. Program tersebut merupakan bagian dari coorporate social responsibility (CSR) dan tersedia bagi mereka yang ingin mudik ke rute mana pun di Indonesia.

Marketing Sales Manager Garuda Indonesia Yogyakarta, Takarina Risyanti mengatakan, untuk mendapatkan kesempatan mudik gratis, masyarakat bisa menuliskan kisah mengenai dirinya atau orang lain, terkait kesusahan untuk mudik.

“Misalnya ada yang beberapa tahun tidak bisa mudik karena kurang biaya, tuliskan saja kisahnya lalu dikirimkan ke pihak Garuda,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurutnya, program mudik gratis ini baru dilaksanakan tahun ini. Informasi lebih lanjut bisa didapatkan di website Garuda Indonesia.

“Program ini merupakan salah satu kepedulian dari Garuda Indonesia selain di dunia pendidikan,” tambahnya.(jek)

Advertisements

TPL Salurkan Dana CSR Rp 75,4 Miliar

13 Aug

108CSR.com – PT Toba Pulp Lestari Tbk(TPL) tetap berkomitmen meningkatkan kinerjanya dalam bidang lingkungan sehingga dana lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan ke masyarakat sejak 2003-201 mencapai Rp74,4 miliar.

Direktur PT Toba Pulp Lestari Tbk Juanda Panjaitan, SE mengatakan, TPL kerjasama dengan 299 perusahaan mitra usaha yang memiliki 3.995 karyawan lokal dan nilai transaksinya mencapai Rp 2,1 triliun.

Mitra usaha ini memasok kayu, material, pabrik, land clearing, tanam panen, angkut, pekerjaan sipil dan jasa kebersihan. Tenaga kerja TPL mencapai 1.075 orang terdiri dari mill 653 orang dan fiber 422 orang.

Juanda mengatakan PT TPL berproduksi sejak tahun 1988 dan terhenti sejak tahun 1988-2003 dan tahun 2003 sampai sekarang mulai beroperasi lagi dan diharapkan terus berkomitmen membina lingkungan.

Ia menyebut dalam bidang lingkungan, TPL selama empat tahun berturut-turut (2008-2012) memperoleh Proper Hijau untuk pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance) melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan 4-R (Reduce, Re-use, Re-cycle dan Re-covery) serta CSR/CD.

Selain itu memperoleh ISO 1400:2004 untuk sistem manajemen lingkungan di pabrik dan Hutan Tanaman Industri (HTI) sejak tahun 2004 dan berlaku sampai 24 Juni 2013. Juga memperoleh SMK3 bendera emas sejak tahun 2008.

Juanda menambahkan TPL juga peduli terhadap pengelolaan limbahnya. Untuk limbah cair dikelola dari inlet ke primary clarifier, cooling tower dan deep tank terus ke secondary clarifier sebagai proses akhir Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), instrumen dipasang secara online dan sampai ke lingkungan sangat aman, barometernya antara lain hewan peliharaan, kolam ikan dan tanaman palawija.

Sedangkan pengelolaan limbah gas melalui alat scrubber (menangkap partikel debu dari proses pembakaran). Electrostatic Precipitator (RsP) yakni menyerap gas-gas dengan larutan pe-netral. Incinerator berfungsi menangkap gas-gas yang mengandung unsur sulfur.
Untuk pengelolaan limbah padat, menurut Juanda, pihaknya memakai proses Landfill, pemanfaatan effluent sludge menadi bahan bakar, dregs, grits, slag, pasir boiler, abu boiler jadi paving block/conblock, stabilisasi slabs jadi pupuk organik.

Saat ini, TPL memiliki lahan konsensi 188.055 hektar, smapai Juni 2012 penanaman 53.884 hektar, konservasi 80.673 hektar.(jek/bsc)

SUMBER Informasi CSR Terlengkap dan Terbesar

PGN Salurkan Dana CSR Rp173 Miliar

13 Aug
Keterangan
Ilustrasi. (ist/doc)
108CSR.com РPT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk semester I/2012 sudah menyalurkan dana corporate social responsibily (CSR) sekitar Rp173 miliar dari total dana  2012 sebesar Rp350 miliar.

External Communication Assistant Manager PT PGN Pusat Krisdyan Widagdo Adhi membenarkan program CSR PGN berjalan sesuai harapan dan berada pada jalur yang sudah tepat yakni bidang pendidikan dan kesehatan.

“Kami mengutakan penyalurkan CSR di sekitar lokasi PGN beroperasi. Karena di SBU (sentra bisnis unit) Jabar¬† lebih besar, tentu alokasi dana ke daerah itu jauh lebih besar. Kemudian menyusul Jawa Timur, dan Sumatra Bagian Utara,” ujarnya seperti yang dilansir Senin (13/8/2012).

Menurut dia, PGN sangat memedulikan lingkungan sekitar dimana perusahaan beroperasi. Masyarakat sekitar, paparnya, menjadi target binaan PGN secara terpusat. “Pengelolaan dana CSR memang masih terpusat. Daerah operasional PGN hanya mengusulkan program, sedangkan pemutus ada di PGN pusat,” tuturnya.

Dia mengakui, langkah tersebut bukan untuk membuat pegelolaan CSR secara sentralistik, namun lebih kepada pengaturan alokasi sesuai dengan kontribusi masing-masing SBU yang menjadi unit bisnis PGN.

SBU I PGN, tuturnya, berada di Jawa Barat yang memberikan kontribusi besar bagi pendapatan PGN. Kemudian, lanjutnya, SBU II berada di Jatim yang memberikan kontribusi nomor dua bagi pendapatan PGN. SBU ketiga, tambahnya, berada di Sumbagut (Sumut, Riau, dan Batam) yang memberikan kontribusi nomor tiga bagi pendapatan PGN. “Saya tidak hafal angka-angka kontribusi masing-masing SBU untuk total pendapatan PGN. Yang pasti SBU I Jabar masih yang terdepan,” tuturnya.

Ketika didesak apakah SBU III Sumbagut memberikan kontribusi negatif terhadap pendapatan PGN, sehingga gaung CSR PT PGN di Sumut tidak terdengar? Secara diplomatis Adhi mengatakan tidak harus demikian. “Itulah alasannya mengapa pengelolaan CSR PGN masih dilakukan terpusat agar masing-masing SBU mendapatkan alokasi sesuai dengan usulan dari daerah,” tandasnya. (jek/bsi)

Sinarmas Hibahkan 4.000 Alquran untuk Pesantren di Riau

10 Aug
Keterangan
Ilustrasi. (ist/doc)
108CSR.com – Sinarmas Group melalui anak perusahaannya PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) dan PT Arara Abadi (AA) menghibahkan 4.000 Alquran untuk pondok-pondok pesantren yang ada di Provinsi Riau. Istimewanya, Alquran itu dicetak dengan menggunakan kertas produksi perusahaan yang diklaim mutunya bisa bertahan hingga seratus tahun.

Kuasa Direktur PT AA, Edi Harris didampingi jurubicara Sinarmas Forestry Nurul Huda yang ditemui Analisa di sela-sela berbuka bersama di salah satu hotel berbintang Pekanbaru, membenarkan hal itu. Dikatakan Edi, hibah Alquran itu merupakan bagian dari program kepedulian perusahaan (Corporate Social Responsibility, CSR) kertas yang beroperasi di Kota Perawang, Kabupaten Siak, Riau.

“Alquran ini sifatnya hibah dan tidak untuk diperjualbelikan. Ini merupakan bukti sumbangsih kita terhadap masyarakat Riau, terutama di sekitar daerah operasional kita. Sebagian kitab suci Alquran itu sudah didistribusikan kepada pondok-pondok pesantren yang berada di daerah operasional kita, seperti di Perawang dan beberapa kota lainnya,” tuturnya.

Edi menambahkan, Alqurna yang dihibahkan tersebut dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan dijamin bisa bertahan hingga ratusan tahun. Dia berharap Alquran itu serah diserahkan kepada masyarakat Riau bisa dapat terjaga.

Sebagian lagi akan diserahkan kepala Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wilayah Riau untuk mintai tolong didistribusikan kepada sekolah-sekolah agama yang ada di daerah ini. Program hibah Alquran itu disambut positif oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wilayah Riau.

Ketua MUI Riau, Mahdini kepada wartawan di sela-sela berbuka bersama dengan perusahaan Sinarmas Group, induk perusahaan PT IKPP/AA, berterimakasih dengan adanya percetakan Alquran dengan menggunakan kertas yang terbaik produksi mereka.

“Ini suatu bukti bahwa Alquran itu dijamin oleh Allah terpelihara, dan Insya Allah akan terbaca terus. Selagi ada percetakan yang terus melakukan kegiatannya. Dan itu bernilai pahala,” tuturnya. (jek)

CSR Indocement Buka Sekolah Magang Gratis

10 Aug

108CSR.com – Didorong keprihatinan jumlah pengangguran di Jawa Barat yang tinggi, pihak swasta membuka sekolah magang secara cuma-cuma bagi pengangguran usia produktif.

“Dari data Depnakertrans, pengangguran di Jawa Barat saat ini mencapai 1,9 juta orang. Yang sangat memprihatinkan, sebanyak 1,3 juta di antaranya adalah mereka yang berusia paling produktif yakni antara 15 hingga 30 tahun,” kata Direktur SDM PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk, Kuky Permana usai buka puasa bersama di Pabrik Palimanan, Kamis (9/8/2012).

Menurut Kuky, Indocement merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu, salah satunya adalah meningkatkan kompeteni mereka yang masih menganggur melalui Sekolah Magang Indocement (SMI) selama tiga bulan lewat program Corporate Social Responsibility (CSR). Supaya mereka yang tadinya sulit mendapatkan pekerjaan akhirnya mudah kalau sudah memiliki kompetensi.

Diakuinya, SMI bertujuan memberikan fasilitas guna meningkatkan keterampilan peserta didik SMI, khususnya dari masyarakat sekitar pabrik di bidang otomotif, pertukangan, elektrikal, mekanikal dan pelatihan operator alat berat. Ini dilakukan karena tidak mungkin mereka yang menganggur bisa ditampung semua di Indocement sehingga harus dibekali keterampilan agar bisa bekerja di mana saja.

Saat ini sudah ada 30 operator alat berat yang langsung mendapatkan pekerjaan setelah dilatih selama tiga bulan. Mereka dipekerjakan di Indocement atau di perusahaan-perusahaan yang terkait dengan kegiatan Indocement. Program tersebut akan ditingkatkan untuk angkatan kedua, ketiga dan seterusnya.

Terkait peringatan ulang tahun yang ke-37 yang jatuh pada tanggal 4 Agustus lalu, ITP untuk pabrik Palimanan Cirebon terkait dengan CSR, selain telah meresmikan gedung SMI, pusat pembibitan tanaman (nursery), peresmian. Kampung Batik Tulis Kebon Gedang Desa Ciwaringin juga melakukan berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar.
Kuky menambahkan, kampung batik tulis Kebon Gedang Ciwaringin diharapkan dapat menjadi pilihan wisata batik tulis Cirebon, selain batik Trusmi yang telah ada.

“Saat ini batik tulis Ciwaringin termasuk batik lokal Cirebon yang perlu dikembangkan, karena, mempunyai ciri khas, baik motif maupun pewarnaannya yang alami sehingga Indocement berupaya ikut mengangkat batik tulis Ciwaringin sebagai batik asli Cirebon,” kata Kuky.

Disebutkan, motif batik Ciwaringin terdiri dari Lasem, Liris, Tebu Keret, Kapal Kandas, Dlorongan, Pring Sedapur dan Ganefo. Saat ini Kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) yang telah dibina Indocement sedikitnya sudah enam kelompok yang beranggotakan 40 orang.(jek/pir)

 

SUMBER : INFORMASI CSR TERLENGKAP

Program Bedah Rumah Kemenpera Didukung CSR BUMN

9 Aug

108CSR.com – Apabila dana CSR difokuskan untuk bedah rumah, menjadikan pengentasan kemiskinan lebih sinergis. Dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) badan usaha milik negara (BUMN) di Bali, pada 2012, mayoritas diarahkan untuk membantu pelaksanaan Program Bedah Rumah.

“Sebelum diadakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BUMN dengan Pemprov Bali, dana CSR dari perusahaan-perusahaan besar di daerah ini lebih diarahkan untuk program kemitraan bina lingkungan (PKBL), misalnya untuk kebencanaan dan beasiswa,” Ketut Susrama, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali di Denpasar, Kamis (9/8).

Menurutnya, dengan dana CSR difokuskan untuk bedah rumah, menjadikan kegiatan pengentasan kemiskinan lebih sinergis dengan program pemerintah daerah.

“Mereka dari perusahaan bersangkutan yang mengerjakan bedah rumah, sedangkan datanya dari kami lengkap dengan nama dan alamat serta sudah diverifikasi,” ucapnya.

Susrama mengatakan, hingga saat ini di Bali masih terdapat sekitar 10 ribu rumah belum layak huni yang ditempati oleh warga miskin.

“Semula jumlah rumah tak layak huni mencapai 15.385 unit, lebih dari 5.000 rumah sudah berhasil ditangani melalui program bedah rumah dari Pemprov Bali maupun dana CSR perusahaan,” ujarnya.

Pemprov Bali tahun 2012 menargetkan dapat ‘membedah’ sebanyak 1.550 unit rumah tak layak huni dengan bantuan Rp 20 juta bagi tiap penerima program bedah rumah.

Dengan sinergisitas penanganan rumah tidak layak huni, ucap dia, bukan berarti dana CSR tidak diarahkan untuk upaya-upaya yang lain.

“Program pengembangan UMKM, pendidikan, kebencanaan masih tetap, hanya porsinya yang diperkecil,” kata Susrama.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan 33 BUMN yang beroperasi di Pulau Dewata pada 18 April 2012 telah menandatangani kesepakatan bersama tentang sinkronisasi program tanggung jawab sosial.

Direktur Utama Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Ida Bagus Wirajaya selaku Koordinator BUMN wilayah Bali mewakili ke-33 BUMN itu mengatakan, dana CSR dan PKBL dari BUMN yang akan disalurkan ke Bali pada 2012 sekitar Rp 2 miliar.(jek)

 

Informasi CSR Terlengkap dan Terbesar

PKPU Berbagi Ajak 200 Anak Yatim Belanja dan Wisata

9 Aug

108CSR.com – Berbagi kebahagiaan dan santunan bersama anak yatim di bulan Ramadhan banyak sekali dilakukan oleh berbagai instansi maupun perusahaan. Mulai dari pemberian bingkisan atau bahkan sampai uang tunai. Namun, terkadang bingkisan tersebut kurang sesuai dengan kebutuhan anak tersebut, maka perlu ada inovasi lain yang lebih unik dan mengasyikan.

Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU melalui divisi Zakat Center PKPU, di Carrefour Jl Raya Solo km 8 No. 234 Maguwoharjo, Depok, Sleman dalam rangka kegiatan Ramadhan 1433 Hijriah bekerjasama dengan Carrefour Indonesia, Indosat, Radio Prambors Jogja, Jasa Raharja, dan BPD DIY Syariah menghadirkan 200 anak yatim untuk memilih barang kebutuhan ramadhan maupun lebaran dalam acara Belanja Bareng Yatim (BBY).

Acara bertajuk “Belanja Bareng Yatim” ini akan dilaksanakan di Carrefour Maguwoharjo. Acara ini juga dimeriahkan oleh aksi Pesulap Cilik Umar Ade Ali.

Program belanja bareng yatim ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PKPU terhadap anak yatim khususnya yang diluar panti untuk menghadapi hari raya Idul Fitri. Anak yatim yang mengikuti program ini berasal dari Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, Sleman dan Kota Yogyakarta.

Ketua Pelaksana Program Belanja Bareng Yatim PKPU, Doddy Pranoto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Belanja Bareng Yatim Nasional yang dilaksanakan secara serentak. Program BBY adalah program penyaluran santunan langsung bagi anak yatim.

Program ini didanai oleh dana dari para donatar PKPU baik yang berasal dari individu ataupun perusahaan. “Dengan program ini, kami memberikan santunan dengan cara yang beda yaitu anak-anak bebas memilih barang kebutuhannya sekaligus untuk “rekreasi” di swalayan yang mungkin jarang mereka kunjungi,” ungkap Doddy Pranoto, Rabu (8/8/2012).

Doddy menjelaskan, melalui program ini setiap anak yatim dipersilakan memilih barang belanjaan yang dibutuhkan dan didampingi oleh para pendamping dari PKPU. Untuk memudahkan anak-anak yatim bertransaksi di kasir, pihak Carrefour rencananya membuka sebanyak empat kasir khusus bagi mereka.

Sementara itu, Kepala Cabang PKPU Yogyakarta Suripta mengatakan, merupakan kebahagiaan tersendiri dapat berbagi dan membahagiakan anak yatim saat lebaran nanti.

“Dengan cara ini kita berharap mereka dapat merasakan kebahagiaan sebagaimana dirasakan anak-anak lainnya yang masih memiliki orang tua dan berkecukupan,” kata Suripta.

Selain mengajak anak yatim berbelanja, PKPU Yogyakarta bersama Radio Prambors Jogja juga mengajak anak yatim berkunjung ke museum dirgantara, kegiatan ini untuk mengenalkan sejarah dirgantara Indonesia kepada anak-anak sehingga mereka akan menghargai perjuangan para pahlawan pendahulunya. Setelah berkunjung ke museum mereka akan diajak berbuka puasa di Teras Javana Resto Kotabaru Yogyakarta.(jek/rol)