Pemkab Ketapang akan Bangun Jalan dengan CSR

25 Jan
 

Keterangan
Ilustrasi jalan rusak di daerah Kabupaten Ketapang. (ist/doc)
108CSR.com – Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berhubungan erat dengan pembangunan berkelanjutan. Karena itu dalam aktivitas perusahaan tidak hanya berdasarkan pada faktor keuntunga semata, tetapi juga berdasarkan pada kepedulian sosial dan lingkungan sebagaimana diwajibkan Undang-Undang.

Pentingnya kepedulian sosial perusahaan terhadap sosial dan lingkungan, selalu menjadi penekanan Bupati Ketapang Henrikus. Karena itu, selama masa pemerintahannya, program pemberdayaan masyarakat melalui CSR perusahaan diharapkannya untuk sinergis dengan program pemerintah daerah.

Karena itu, dalam rencana pelaksanakan program CSR, dimintanya untuk dilaporkan ke Bappeda Ketapang agar dapat disinergiskan, dan program pemerintah daerah supaya tidak tumpang tindih dengan CSR perusahaan. Salah satu implementasi sinergisnya pemerintah daerah dengan perusahaan dalam melaksanakan CSR adalah, rencana pembangunan jalan Kabupaten Ketapang. Di mana jalan tersebut menghubungkan Sungai Melayu, Melayu Rayak, dengan Desa Tanjung Pasar dan Sungai Awan Kanan, Muara Pawan.

Rencananya ruas jalan yang dikerjakan sekitar 12 kilometer atau mungkin lebih pendek tersebut akan dibangun dengan menggunakan CSR PT LS. Rencana pembangunan jalan Kabupaten Ketapang yang penggunaannya bisa digunakan oleh masyarakat Ketapang dan pihak perusahaan tersebut, dibahas dalam rapat di Kantor Bupati Ketapang.

Rapat tersebut dibuka Bupati Ketapang, diwakili Asisten II Setda Pemkab Ketapang Gurdani Achmad. Ketika memimpin rapat tersebut, Asisten II menyambut baik rencana pembangunan jalan Kabupaten Ketapang yang menggunakan dana CSR perusahaan.

Harapannya, ruas jalan tersebut menjadi alternatif transportasi masyarakat, sehingga dapat menggerakkan sektor ekonomi, dan akhirnya mensejahterakan masyarakat.

Kepala Bappeda Ketapang Mahyudin dalam pemaparannya di depan jajaran SKPD yang ada, menerangkan tujuan pembangunan jalan Kabupaten Ketapang tersebut. Di mana, dalam pembangunan tersebut nantinya akan diawasi oleh pemerintah daerah melalui stakeholder yang ada.

Jika ruas jalan tersebut dapat difungsikan, maka akan memperpendek jarak tempuh, selain ruas jalan yang sudah ada.  Ruas jalan ini juga akan memotong Sungai Pawan, namun penyeberangan di tempat ini direncanakan akan dihubungkan dengan kapal feri. Jalan yang akan dibangun tersebut memasuki areal perkebunan PT Arthu, dan sudah ada surat penyerahan ruas jalan dari pihak perusahaan kepada pemerintah daerah.

“Jika memungkinkan, tahun-tahun ke depan pada ruas jalan ini kita rencanakan bakal dibangun jembatan,” kata Kepala Bappeda dalam pemaparannya secara pajang lebar.

Rencana pembangunan jalan Kabupaten Ketapang ruas Sungai Melayu – Tanjung Pasar – Sungai Awan Kanan melalui program CSR, diterangkan Riduan, salah satu manajer perusahaan PT LS (Limfa Sejahtera).

Rencana pembangunan jalan itu selain untuk kepentingan masyarakat, juga untuk mengangkut hasil kebun mereka menuju dermaga melalui angkutan sungai. Dengan pembangunan jalan itu, mereka berharap nadi perekonomian di daerah ini dapat ditingkatkan.

Pemaparan teknis rencana pembangunan jalan tersebut dipaparkan dalam rapat yang dihadiri SKPD terkait, seperti Bappeda, Dinas PU Ketapang, Bagian Hukum Setda Pemkab Ketapang, Bagian Tapem Setda Pemkab Ketapang, dan lain-lain. (jek/trb)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: