CSR Indocement Buka Sekolah Magang Gratis

10 Aug

108CSR.com – Didorong keprihatinan jumlah pengangguran di Jawa Barat yang tinggi, pihak swasta membuka sekolah magang secara cuma-cuma bagi pengangguran usia produktif.

“Dari data Depnakertrans, pengangguran di Jawa Barat saat ini mencapai 1,9 juta orang. Yang sangat memprihatinkan, sebanyak 1,3 juta di antaranya adalah mereka yang berusia paling produktif yakni antara 15 hingga 30 tahun,” kata Direktur SDM PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk, Kuky Permana usai buka puasa bersama di Pabrik Palimanan, Kamis (9/8/2012).

Menurut Kuky, Indocement merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu, salah satunya adalah meningkatkan kompeteni mereka yang masih menganggur melalui Sekolah Magang Indocement (SMI) selama tiga bulan lewat program Corporate Social Responsibility (CSR). Supaya mereka yang tadinya sulit mendapatkan pekerjaan akhirnya mudah kalau sudah memiliki kompetensi.

Diakuinya, SMI bertujuan memberikan fasilitas guna meningkatkan keterampilan peserta didik SMI, khususnya dari masyarakat sekitar pabrik di bidang otomotif, pertukangan, elektrikal, mekanikal dan pelatihan operator alat berat. Ini dilakukan karena tidak mungkin mereka yang menganggur bisa ditampung semua di Indocement sehingga harus dibekali keterampilan agar bisa bekerja di mana saja.

Saat ini sudah ada 30 operator alat berat yang langsung mendapatkan pekerjaan setelah dilatih selama tiga bulan. Mereka dipekerjakan di Indocement atau di perusahaan-perusahaan yang terkait dengan kegiatan Indocement. Program tersebut akan ditingkatkan untuk angkatan kedua, ketiga dan seterusnya.

Terkait peringatan ulang tahun yang ke-37 yang jatuh pada tanggal 4 Agustus lalu, ITP untuk pabrik Palimanan Cirebon terkait dengan CSR, selain telah meresmikan gedung SMI, pusat pembibitan tanaman (nursery), peresmian. Kampung Batik Tulis Kebon Gedang Desa Ciwaringin juga melakukan berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar.
Kuky menambahkan, kampung batik tulis Kebon Gedang Ciwaringin diharapkan dapat menjadi pilihan wisata batik tulis Cirebon, selain batik Trusmi yang telah ada.

“Saat ini batik tulis Ciwaringin termasuk batik lokal Cirebon yang perlu dikembangkan, karena, mempunyai ciri khas, baik motif maupun pewarnaannya yang alami sehingga Indocement berupaya ikut mengangkat batik tulis Ciwaringin sebagai batik asli Cirebon,” kata Kuky.

Disebutkan, motif batik Ciwaringin terdiri dari Lasem, Liris, Tebu Keret, Kapal Kandas, Dlorongan, Pring Sedapur dan Ganefo. Saat ini Kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) yang telah dibina Indocement sedikitnya sudah enam kelompok yang beranggotakan 40 orang.(jek/pir)

 

SUMBER : INFORMASI CSR TERLENGKAP

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: