TPL Salurkan Dana CSR Rp 75,4 Miliar

13 Aug

108CSR.com – PT Toba Pulp Lestari Tbk(TPL) tetap berkomitmen meningkatkan kinerjanya dalam bidang lingkungan sehingga dana lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan ke masyarakat sejak 2003-201 mencapai Rp74,4 miliar.

Direktur PT Toba Pulp Lestari Tbk Juanda Panjaitan, SE mengatakan, TPL kerjasama dengan 299 perusahaan mitra usaha yang memiliki 3.995 karyawan lokal dan nilai transaksinya mencapai Rp 2,1 triliun.

Mitra usaha ini memasok kayu, material, pabrik, land clearing, tanam panen, angkut, pekerjaan sipil dan jasa kebersihan. Tenaga kerja TPL mencapai 1.075 orang terdiri dari mill 653 orang dan fiber 422 orang.

Juanda mengatakan PT TPL berproduksi sejak tahun 1988 dan terhenti sejak tahun 1988-2003 dan tahun 2003 sampai sekarang mulai beroperasi lagi dan diharapkan terus berkomitmen membina lingkungan.

Ia menyebut dalam bidang lingkungan, TPL selama empat tahun berturut-turut (2008-2012) memperoleh Proper Hijau untuk pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance) melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan 4-R (Reduce, Re-use, Re-cycle dan Re-covery) serta CSR/CD.

Selain itu memperoleh ISO 1400:2004 untuk sistem manajemen lingkungan di pabrik dan Hutan Tanaman Industri (HTI) sejak tahun 2004 dan berlaku sampai 24 Juni 2013. Juga memperoleh SMK3 bendera emas sejak tahun 2008.

Juanda menambahkan TPL juga peduli terhadap pengelolaan limbahnya. Untuk limbah cair dikelola dari inlet ke primary clarifier, cooling tower dan deep tank terus ke secondary clarifier sebagai proses akhir Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), instrumen dipasang secara online dan sampai ke lingkungan sangat aman, barometernya antara lain hewan peliharaan, kolam ikan dan tanaman palawija.

Sedangkan pengelolaan limbah gas melalui alat scrubber (menangkap partikel debu dari proses pembakaran). Electrostatic Precipitator (RsP) yakni menyerap gas-gas dengan larutan pe-netral. Incinerator berfungsi menangkap gas-gas yang mengandung unsur sulfur.
Untuk pengelolaan limbah padat, menurut Juanda, pihaknya memakai proses Landfill, pemanfaatan effluent sludge menadi bahan bakar, dregs, grits, slag, pasir boiler, abu boiler jadi paving block/conblock, stabilisasi slabs jadi pupuk organik.

Saat ini, TPL memiliki lahan konsensi 188.055 hektar, smapai Juni 2012 penanaman 53.884 hektar, konservasi 80.673 hektar.(jek/bsc)

SUMBER Informasi CSR Terlengkap dan Terbesar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: